Sabtu, 13 Mei 2017

Hai bagaimana kabarmu?

Aku tak ingin kembali,
aku tak ingin mengulang apapun,
lagi bersamamu.
aku hanya ingin sekedar,
tuk menyapamu..
hai, bagaimana kabarmu?
lebih baikkah hidupmu tanpaku?
atau sebaliknya?
aku ingin tau, sekedar tau..
apa ku masih ada di sana.

Selasa, 02 Mei 2017

itu aku..

Bila kau seorang penulis, mungin aku akan menjadi pembaca setiamu..
Bila kau penyiar, pastikan ku kan jadi pendengar setiamu..
dan apa bila kau pelukis, aku lah penikmat karya indahmu..
Aku. aku akan selalu berada diseberang sana, ya..
itu aku, aku yang membelakangimu.
ya..
benar, aku tak ingin kau memandang wajahku. Bahkan..
aku tak ingin kau sadari keberadaanku,
biarkan aku tetap disini.
dan kau tetap disana, kita tak kan pernah saling mendekat.
namun sang penulis selalu tau, bahwa ada seorang pembacanya yang setia.
Dan aku tau, kau akan selalu menulis untukku..
pembaca setiamu, pendengar setiamu dan penikmat setiap karya indahmu..
itu.
aku..

Setiap Luka pasti memiliki bekasnya sendiri

Dalam setiap nafasku,
aku masih tetap tak mampu.
Aku tak mampu tuk menghapus kenangan, tentang semua yang pernah terjadi.
Kenangan itu menempel kuat,
hingga harus terluka tuk melupakannya.
namun...
bukankah setiap luka pasti memiliki bekasnya? Ya..
dengan membuat luka hati tuk melepaskan kenangan itu, aku harus melukai hatiku sendiri..
dan setiap luka yang ku buat, membentuk bekas yang tetap membuatku ingat bahwa aku pernah terluka..
dan aku pernah melukai diriku untuk melupakan.
satu hal yang ku tau, kita tak kan mungkin bisa menghapus apa yang telah terjadi.
sampai suatu saatnya nanti, kita tak kan mengingat apapun lagi..
saat kita tlah tiada nanti, saat itulah kita akan melupakan yang pernah terjadi.

Cerita Ulang tahun 22 tahunku

30 April 2017
hari ini usiaku genap 22 tahun, Entah mengapa ada yang berbeda kurasa.
Kali ini aku tak lagi menginginkan banyak hal, tak banyak membuat rencana apapun.
Aku hanya ingin di ulang tahunku ini aku bisa lebih berguna, tak sekedar hura-hura mencari kesenangan sesaat.
Aku ingin di ulang tahunku ini aku melakukan sesuatu yang bermanfaat bagiku dan orang lain, yah.. aku ingin berbagi kebahagiaan.

telah aku putuskan untuk merayakannya bersama anak-anak yang kurang mampu di Pemuteran, Desa Pempatan, Kab. Karangasem. Lokasinya dekat dengan Pura Besakih, dan aku memberi sedikit bingkisan untuk beberapa warga yang kurang mampu.

Tak ku sangka,, aku merass begitu bahagia. tak pernah sebahagia ini sebelumnya, aku merasakan sebuah kebahagiaan abadi..
Aku bahagia bisa membuat senyuman manis di bibir anak anak kecil itu, aku bahagia bisa membuat dapur mereka mengepul hari ini.
Tuhan terimakasih, aku tak tau bagaimanaku hidup dalam posisi mereka.
Dibandingkan kehidupanku sekarang, yang berkecukupan namun selalu tak puas dan merasa kekurangan.
Aku ingin beli ini, aku ingin pergi jalan-jalan, aku ingin shopping di mall, aku ingin makan-makanan lezat dan nongkrong di tempat tempat mewah, aku dengan mimpi besarku.

200 ribu mungkin bisa ku habiskan sekali berbelanja ke supermarket, dalam sekali kedipan mata lalu uang itu habis tak berbekas.
Namun mereka, untuk makan hari ini mungkin hanya menghabiskan 5000-10.000 rupiah untuk makan satu keluarga, anak-anak miskin yang tak semua mampu bersekolah, mimpi mimpi kecil mereka yang sangat sulit mereka gapai.
Aku sadar, betapa kecilnya aku dibandingkan mereka. Begitu rapuhnya aku, dan begitu hebatnya mereka.

Terkadang aku stres jika tidak bisa memenuhi banyak inginku, ingin belanja ingin keluar negeri ingin gadget mahal..
Lihat mereka, mereka belum tentu makan hari ini namun mereka tidak stres sepertiku.
sungguh tidak bersyukurnya aku atas semua kesempatan yang ku miliki, apapun yang aku ingin selalu terpenuhi, orang tuaku selalu mendukungku untuk apa yang aku capai, dan mengeluarkan banyak uang untuk membiayai keinginanku. Tak seperti mereka, jangankan untuk macam-macam.. untuk sekolah pun mereka berjuang mati-matian untuk mengubah hidup anak mereka agar lebih baik dari orang tuanya.

Tuhan, tak hentinya aku bersyukur padamu. terimakasih telah membukakan hatiku dan mataku, atas semua yang membuatku lebih bersyukur lagi.

Aku berdoa, semoga kelak anak-anak itu bisa sukses dan membahagiakan orang tuanya.

.......

Rundown Acara Ultah Diah ke 22 (30 april 2017)
1. Potong Kue dan Bernyanyi bersama anak-anak
2. Membagikan bingkisan dan games
3. Mengunjungi Warga kurang mampu
4. Makan Siang bersama di rumah warga
5. Ngobrol bareng warga dan foto bersama
6. Sembahyang di pura Besakih
____
-terimakasih support dan sponsornya
bapak dan ibuku : I komang wiasa & ni putu suadnyani , adikku Ida Bhujangga Komang satria wibawa
-Yang selalu ada disisiku:
adikku Ida Bhujangga Made Vernanda Vedastama dan pacarku I Putu Fajar Cahyana
-Yang turut serta mensukseskan Acara
Cucuruts : Mega Karisma, Mitha Ananda Putri, Winda Puspita, Ayu Ena Widiasih, Rada Satvita. feat Kak Gun dan Raka
Bem udayana : Ayu Monjong dan rekan rekan udayana mengajar
Komunitas Anak Alam : Kak Pande Putu Swastika.
dan seluruh anak-anak serta masyarakat di pemuteran, pempatan, karangasem.

#happy22 #happy22diahpuspayanthi #diah22tahun #30april2017

Kamis, 06 April 2017

Disana

Ya, 
Aku melewati jalan ini lagi.
Jalan dimana dahulu,
Aku merasa jantungku berdenyut kencang
Saat aku melewatinya..
Ya, 
Dia 
Orang dimasa lalu itu,
Dia selalu menungguku disini,
Dipertigaan jalan ini.
Tanpa kata, hanya senyum..
Entah apa maksud dari senyuman itu,
Aku tak tau.
Dia tak pernah ungkapkan perasaannya.
Entah apa yang ada dibenaknya,
Dia memang misterius.
Tak pernah sekalipun ada kata cinta darinya,
Tapi aku tau perasaan itu pasti ada.
Sampai suatu hari aku tak lagi melihatnya disana,
Tak menungguku lagi.
Dia adalah laki-laki yang dulu memberentikanku di tengah jalan,
Dia yang dulu mengagumiku,
Kemudian memberanikan diri tuk memberhentikan laju kendaraanku.
Hai lelaki polos nan lugu,
Yang sungguh berani.
Walau hanya beberapa waktu, 
Terimakasih telah mengajarkanku arti kesederhanaan dari mencintai.
Hingga saat ini aku mampu mencintai dengan kesederhanaan..
Dan tak memandang harta,
Setiap kenangan akan mengajarkan,
Untuk selalu menghargai sesuatu.

Jumat, 10 Maret 2017

Saat mimpi itu datang, membingungkan!

Ku tak pikirkan apapun sebelumnya,
Sampai aku sangat merasa mengantuk
Dan tiba-tiba terlelap.
Tak sangkaku,
Aku memimpikan sesuatu yang ku rindu
Namun harus ku jauhi.
Ya seseorang disana,
Di dalam mimpi itu.
Yang berwajah sendu dan lugu,
Yang bisa mengambil hati siapapun
Saat bertegur sapa dengannya..
Apa arti mimpi itu,
Didalamnya dia berperan dengan kepribadian ganda.
Menakutkan, tapi sulit di terima akal.
Otakku seakan memilih antara kebenaran dan tipuan.
Apakah dia pemakai barang itu?
Dalam mimpi dia seorang pemakai dan sampah masyarakat,
Yang sama sekali tak ku ketahui sebelumnya,
Aku hanya tau dia orang baik.
Namun semua orang menjauhinya karena sifatnya bagai sampah masyarakat,
Apakah arti mimpi itu?
Apakah itu pertanda sesuatu,
Ataukah itu ajakan jiwaku tuk membuang jauh ingatanku pada sosok itu,
Seorang misterius yang bisa saja mempermainkanmu bagai boneka,
Atau seorang yang jujur dan tertutup yang sesungguhnya menutupi sesuatu.
Entah lah.. Mimpi itu sangat jelas
Namun maksudnya sangat tak jelas.
Aku yakin, ada sesuatu di balik mimpi aneh itu.




Selasa, 07 Maret 2017

Ketulusan & pengorbanan

Aku sang peng agung pengorbanan, 
aku akan sangat menghargai pengorbanan siapapun terhadapku. 
Balas budinya pasti akan ku bayar,
Walau sering juga pengorbanan kecil bahkan besarku tak berharga, 
Bahkan tak terlihat.
Aku tau, Tuhan maha tau..
Dan Dia lah yang akan membalas semuanya dari tangan yang berbeda.

Aku yang dipandang egois dan mementingkan diri sendiri, tapi tak mengeluhkan apa yang ku korbankan.
Atau yang dipandang sangat peduli, namun mengeluh tiap tetes keringat yang di teteskan.
Aku si manusia perhitungan? Ya memang benar.
Semua ada hitungannya, termasuk waktu hidupmu.
Aku memang menghitung sebesar apa pengorbananmu, agar aku bisa membarikan pengorbanan lebih besar darimu.
Itu penghargaan dariku untukmu, para manusia yang penuh ketulusan..