Rabu, 28 September 2016

Memelukku dari belakang

Banyak malam yang terlewatkan,
hanya untuk purnama..
mengapa harus ku tunggu purnama?
jika tiap malam rembulan selalu datang..
mengapa ku menunggu malam?
jika bintang selalu ada dilangit..

Banyak malam yang terlewatkan,
Hanya untuk menunggu..
Mengapa ku nantikan yang tak pasti?
Jika ada yang selalu datang untukku..
Mengapa ku rindu kehangatan?
Jika ada yang kan selalu memelukku.
Dari belakang..

Selasa, 27 September 2016

Berhenti Menyalahkan

Cinta tak akan ada tuntutan..
Pengorbanan dilakukan bukan untuk menerima balasan,
Pengabdian terhadap cinta..
Untuk itulah ada pengorbanan.
Mencintai tak harus di cintai,
Siapa yg bisa memaksa?
Perasaan tak bisa diatur semaumu.
Cinta tak datang saat kau ucapkan,
Tapi cinta tumbuh dari sebuah bibit,
Yang di sebut rasa..
Wahai sang pencinta, 
Cinta tak kan mengenal yang namanya rugi,
Karena cinta bukanlah bisnis, 
Yang harus menuai manisnya saja.
Namun ku yakin didalam cinta,
Ada keseimbangan antara kebahagiaan dan kesedihan..
Sebenarnya rasa itu ada di hati tiap manusia,
Sebabnya pun dari dalam hati itu sendiri.
Maka senang sedihmu dapat kau atur srndiri,
Berhenti menyakahkan orang lain.
Cinta tak pernah salah..
Karena kita tak tau rasa itu untuk siapa.
Dan kita tak dapat memilih dimana ia jatuh...

Selasa, 20 September 2016

Tetaplah bahagia

Tetaplah bahagia,
Dimanapun kau berada,
Bersama siapapun kau disana..
Aku hanya berharap,
Tetaplah bahagia..
Hati ini tetap jatuh disana,
Bukankah telah ku jelaskan sebelumnya?
Di tempat terdalam,
Terkubur namamu disana.
Tak ada yang harus dilupakan, 
Yang ada hanyalah perlu belajar.
Belajar untuk mengikhlaskan.
Semoga kau selalu tersenyum,
Walau tak bersamaku..
Walau aku tak ada dihatimu lagi,
Suatu saat nanti.
Jika tuhan memberi kita kesempatan tuk bertemu lagi,
Aku hanya ingin melihat senyummu..
Dan meminta maaf telah menoreh luka dihatimu,
Lalu berusaha lagi untuk melupakan,
Bukan melupakan rasa itu.
Tapi melupakan keinginanku,
Untuk memilikimu didunia.
Dan ikhlas memilikimu dalam setiap doa-doaku..
Hey, tetaplah bahagia.

Aku tak pernah pergi

Hari ini masih dengan harapan yang sama,
Saat cinta menjauhi hati ini,
Dibuatya jarak panjang,
Sampaiku tak mampu lagi menatap,
Hanya fatamorgana disana..
Aku tak tau seberapa jauh kau pergi,
Berjalan bersama sepi.
Entah kapan dapat terlintas senyummu,
Mungkin suatu hari dia kembali dengan hati yang baru,
Tak mengapa..
Dia hanya ingin kau tau,
Bintang tidak pernah pergi,
Meski kau belajar tuk meninggalkan,
Dia masih disini bersama harapan.
Yang pernah terucapkan,
Bagai binarnya dilangit sana..
Harapan yang masih sama.
Pada orang yang sama..
Entah sampai kapan, dia tak tau..
Aku hanya sebuah bintang,
Yang tak terlihat di pagi hari.
Aku hanya kemarau panjang,
Yang menunggu datangnya hujan..
Dengan bau yang sama,
Dengan rasa yang sama..
Pada orang yang sama,
Dan harapan yang sama...
Inggatlah.
Aku tak pernah pergi.

Minggu, 18 September 2016

Katanya Duka Terindah

Aku kembali membuka buku itu,
Buku yang kutemukan dibalik jubahmu.
Yang memberi tauku tentang sajak,
Yang menjelaskanku watak sang penulis.
Aku semakin menyukai sajak,
Puisi dan romantisme..
Buku itu selalu membuatku merindu,
Saat membacanya,
Seolah aku sedang bersama yang tercinta..
Di iringi alunan musik yang indah,
Malam t'lah datang..
Kini harus berpisah, meski berat..
Sangat berat,
Tak ada yang seberat perpisahan.
Namun katanya
"Perpisahan adalah duka terindah"
Aku tak paham, mengapa harus indah?
Bukankan menyedihkan?
Setelah kehilangan aku mengerti,
Apa yang di sebut indah itu.
Malam yang menunggu matahari,
Berpisah saat sunset, dan bertemu
Saat sunrise..
Hati akan mencoba menerima siklus ini,
Bertemu lalu berpisah..
Tumbuh, layu dan mati.
Kemudian hanya menjadi kenangan,
Kenangan indah dimasa dulu..

Sabtu, 17 September 2016

Bersamanya

Hari ini kuputuskan untuk bertemu Dia,
Pelipur lara dikala penat.
Penuh dengan tali penjerat,
Yang membuat hati kadang tersiksa.

Hari ini kuputuskan untuk berbincang dengannya,
Ya, segala isi dihati..
Segala rasa dan kegalauan kita ini..

Sahabat ketahuilah, jika kita jatuh cinta..
Dan kita juga harus sakit hati.
Cinta yang besar memiliki sakit yang dalam,
Pengorbanan besar memiliki kekecewaan yang menyakitkan.

Ya.. Itulah nasib sang pencinta.
Ada luka dan ada obatnya,
Ada tawa dan ada tangisnya..

Aku hanya bisa memelukmu kawan,
Terkadang kita tak suka dengan pilihan,
Tapi dalam hidup, kita tak mungkin mendapatkan segalanya..

Kawan, apapun yang terjadi..
Kita tumbuh bersama,
Kita menangis bersama..
Dan kita akan selalu bersama.

Nyatanya Cinta

Kita bisa mengatur keinginan,
Namun hati?
Kita tak bisa mengatur perasaan..

Kita bisa membuat kriteria,
Namun nyatanya?
Kita tak bisa menentukan pada siapa harus jatuh cinta..

Karena hati tak dapat di atur.